Business Story : GoTo Gojek Tokopedia


PT GoTo

Goto merupakan hasil merger dari dua perusahaan besar di Indonesia yaitu Gojek dan Tokopedia. PT Goto Gojek Tokopedia Tbk ini terbentuk pada tanggal 17 Mei 2021 yang dimana perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan yang berekosistem digital berbasis teknologi yang beroperasi di Indonesia. Jadi ya, perusahaan GoTo sekarang menjadi super app yang menawarkan macam-macam layanan seperti transportasi, e-commerce, dan juga layanan keuangan. Setahun setelah terbentuk, GoTo bahkan mendapatkan pencapaian baru sebagai perusahaan "dekacorn" pertama yang masuk bursa efek Asia tenggara. Hal ini menunjukkan komitmen dan dedikasi yang luar biasa dari perusahaan GoTo untuk terus maju dan berkembang menjadi perusahaan terbaik.

Berdirinya PT GoTo

Kita sudah paham bahwa PT GoTo merupakan hasil merger dari dua perusahaan besar. Lalu apa alasan yang membuat Gojek dan Tokopedia memilih melakukan company merger?. Nah selain menjadi singkatan dari kedua perusahaan tersebut, GoTo ini juga diambil dari kata "gotong royong". Merger ini bukan cuman menjadi hasil kolaborasi saja, tapi merger ini juga menjadi langkah yang dapat memperkuat mereka saat menghadapi persaingan dari raksasa teknologi global seperti Grab, Shopee, dan Alibaba. 

GoTo Jadi Perusahaan Terbuka
Belum genap satu tahun, pada 15 Maret 2022, GoTo mengumumkan bahwa perusahaan mereka akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), atau biasa disebut dengan IPO. Proses IPO tersebut direncanakan untuk menghimpun dana sebesar Rp15,2 triliun.
Akhirnya, pada 11 April 2022 lalu, GoTo secara resmi melantai di bursa dan melepas 3,43 sahamnya kepada umum dengan harga penawaran sebesar Rp338 per lembar. Proses IPO tersebut berhasil meraup dana dari para investor sebesar Rp15,8 triliun.
Proses IPO tersebut bahkan menjadi salah satu IPO terbesar yang terjadi dalam sejarah pasar modal Indonesia. Para pemegang saham GoTo sendiri akan mendapatkan saham dari tiga perusahaan sekaligus, karena GoTo merupakan gabungan dari tiga perusahaan, yakni Gojek, Tokopedia, dan juga GoTo Financial.
Itulah beberapa informasi mengenai awal mula berdirinya GoTo yang merupakan perusahaan baru hasil  merger  antara dua Unicorn Indonesia.

Selain itu, GoTo juga menjadi salah satu konglomerat teknologi terbesar di Asia Tenggara dengan ekosistem yang mencakup :

•Layanan On-Demand: misalnya Gojek yang memang merupakan salah satu layanan pertama yang diberikan oleh PT Gojek (PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa) sebelumnya.

E-Commerce: Setelah layanan on-demand diatas GoTo juga memiliki platform utama untuk belanja online yaitu Tokopedia agar dapat memberdayakan jutaan penjual, terutama UMKM di Indonesia.

•Layanan Keuangan: Untuk memudahkan proses transaksi, GoTo juga membuat layanan keungan untuk memfasilitasi transaksi di ekosistem GoTo itu sendiri. Layanan keungan tersebut di beri nama GoPay  yang merupakan dompet elektronik untuk menjadi penyimpan uang elektronik, serta pembayaran transaksi di Indonesia.

Latar Belakang Gojek



sumber : https://www.gojek.com/

Gojek pada awalnya merupakan perusahaan teknologi yang memberikan jasa ojek ke penggunanya. Sekarang Gojek sudah berkembang dan tidak hanya melayani dengan jasa ojek, seperti fitur Go-Car yang menjadi opsi pengguna untuk memesan sebuah taksi online dan juga Go-Food yang kita tahu sebagai layanan pesan antar makanan atau minuman secara online. Jadi sejarah awal dan latar belakang Gojek itu sebenarnya apa?. Pada awalnya perusahaan Gojek ini didirikan oleh Nadiem Makirim yang merupakan lulusan Master of Business Administration dari Harvard Business School. Dia mendirikan Gojek pada tahun 2009 di Jakarta dengan mendapatkan ide dari pengalamannya sendiri saat pergi ke tempat kerjanya menggunakan ojek. Jadi ya pada saat itu dia langsung kepikiran tentang aplikasi ojek. Pada awalnya Gojek itu masih mengandalkan call center agar dapat menghubungkan penumpangnya dengan pengemudi ojek. Dan seperti yang kita tahu

Sekarang Gojek sudah berkembang dan tidak hanya melayani jasa antar penumpang karena Nadiem Makarim saat itu mendapatkan tawaran investasi di pertengahan 2014 oleh sejumlah investor, seperti Sequoia Capital, NTH Gemma Inc. dan NSI Moto Holdings Ltd. Dan pada akhirnya tanggal 7 Januari 2015, Gojek memutuskan untuk meluncurkan aplikasi berbasis Android dan iOS agar dapat menggantikan sistem pemesanan menggunakan call center sebelumnya. Dan pada tahun berikutnya yaitu tahun 2016, dia menerima pendanaan dari KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Market, sehingga Gojek resmi menjadi perusahaan unikorn pertama di Indonesia, yaitu perusahan rintisan dengan valuasi AS$1 miliar.

Latar Belakang Tokopedia

Setelah tadi kita membahas latar belakangnya Gojek, kali ini kita akan membahas latar belakangnya Tokopedia. PT Tokopedia seperti yang kita tahu merupakan perusahaan internet yang pertumbuhannya terbilang sangat pesat. Sosok dibalik pendiri PT tersebut adalah William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison. Mereka memikirkan bagaimana agar ekonomi di Indonesia merata secara digital. Pada tahun 2009 mereka resmi meluncurkan Tokopedia ke publik. Pada tahun tersebut William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison memberanikan diri untuk mencari pemodal dan juga meyakinkan mereka. Meskipun sebelumnya dikatakan pertumbuhan Tokopedia terbilang cepat, mereka pada awalnya mendapatkan banyak masalah dan tantangan untuk perusahaan yang mereka bangun. Seperti William Tanuwijaya yang saat itu ayah nya terkena penyakit kanker kronis. Setelah itu, mereka juga harus bersusah payah mencari tim dan bahkan ketika mereka mengikuti job expo selama dua hari, tidak ada yang mau mendaftar untuk bergabung dengan Tokopedia. Dan kini dalam 14 tahun terakhir, Tokopedia telah menjadi perusahaan teknologi raksasa dengan inisiatif membangun platform yang memungkinkan setiap orang agar bisa memulai dan menemukan apa pun, di mana pun. Fun fact pada saat tahun 2017 Tokopedia menerima investasi sebesar US$1,1 miliar dari Alibaba dan pada Desember 2018 Tokopedia kembali mengumumkan telah berhasil mendapat pendanaan senilai US$1,1 miliar dari sejumlah investor yang dimana Seri pendanaan tersebut dipimpin oleh SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group. Makanya PT Tokopedia  bisa berkembang sangat pesat dikarenakan usaha dari William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison yang berhasil mendapatkan investor yang ingin menginvestasi ke mereka. Satu lagi, setelah mendapatkan seri pendanaan tadi, Valuasi dari tokopedia diperkirakan mencapai US$7 miliar.

Masa Depan GoTo Nantinya

Oke sekarang kita mengetahui mengapa GoTo bisa berdiri dan latar belakang dari kedua perusahaan yang mendirikannya, selanjutnya kita akan membahas masa depan dari GoTo itu sendiri. GoTo sudah memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memperkuat posisinya di pasar Asia Tenggara. Bahkan pada tanggal 15 Maret 2022, GoTo mengumumkan rencananya untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang pada akhirnya di tanggal 11 April 2022, perusahaan GoTo resmi melantai di Bursa Efek Indonesia melalui proses IPO dengan melepas 3,43% sahamnya ke publik. IPO ini bahkan berhasil meraup dana sebesar Rp15,8 triliun. Dengan adanya dukungan investor global dan kolaborasi internal yang kuat dari Gojek dan Tokopedia, GoTo akhirnya dapat terus memperluas jangkauan layanannya, misalnya saja sekarang mereka menggunakan teknologi baru seperti kecerdasan buatan, yang membantu memperluas layanannya ke pasar internasional.


Foto: Suasana Seremoni Pencatatan Perdana Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (dok. GoTo)

Selain itu juga, katanya GoTo juga berencana untuk fokus pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Misalnya seperti inisiatif untuk mendukung pengurangan emisi karbon, serta program untuk mendukung UMKM dan masyarakat yang kurang terlayani. Dengan ini, GoTo jadi memiliki potensi untuk menjadi perusahaan yang tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga memiliki dampak positif bagi masyarakat luas.

 

Nah sekian untuk artikel dari Business Story : GoTo Gojek Tokopedia, kalau kalian tertarik, tolong bantu kami share artikel ini ke temen-temen kalian ya, agar kami punya semangat saat membuat artikel lainnya. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Penulis : Junius

Sumber : 

https://syariahsaham.id/pt-goto-gojek-tokopedia-tbk-goto/ , https://id.wikipedia.org/wiki/Nadiem_Makarim , https://id.wikipedia.org/wiki/Tokopedia , https://id.wikipedia.org/wiki/William_Tanuwijaya , https://www.tokopedia.com/about/our-story?srsltid=AfmBOop4fUtGNd1q1Us6EnuAOiaXrkJ45-Hxw8T0aKF4_0VJmuhwk9LB , https://id.wikipedia.org/wiki/GoTo_Gojek_Tokopedia , https://id.wikipedia.org/wiki/Gojek , https://id.wikipedia.org/wiki/Leontinus_Alpha_Edison .

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan Sektor Jasa dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Nasional

Kisah di Balik Janji Jiwa: Menghubungkan Rasa dengan Cerita

BYD, Dari Baterai hingga Raja Kendaraan Listrik Dunia