Dari Kegagalan menuju Kesuksesan: Perjalanan Luar Biasa Jack Ma
Michael Elliot Gunawan
Jack
Ma
Jack
Ma lahir di Kota Hangzhou, China, pada 10 September 1964. Ma dibesarkan dalam
keluarga yang terbilang kurang mampu secara finansial. Keluarganya hanya
bergantung pada tunjangan pensiunan bulanan yang didapatkan sang ayah.
Dalam
urusan pendidikan, Ma juga mengalami kesulitan. Ma pernah gagal sebanyak dua
kali dalam tes di sekolah dasar dan tiga kali gagal dalam tes kenaikan sekolah
menengah. Sejak umur 12 tahun, Ma sudah menunjukkan ketertarikannya
terhadap bahasa Inggris. Karena keinginannya belajar bahasa Inggris, selama
sembilan tahun, Ma yang tinggal di Kota Hangzhou rela memacu sepedanya sejauh
27 kilometer ke pusat kota untuk bertemu turis luar negeri. Ia akan menawarkan
diri menjadi pemandu wisata (tourguide) bagi para turis asing. Sebagai
gantinya, para turis tersebut mengajarkannya bahasa Inggris.
Menariknya,
gara-gara sering bertemu dengan turis, Ma diberikan nama panggilan
"Jack" oleh salah seorang turis yang kemudian menjadi sahabat
penanya. Karena turis tersebutlah, Ma akhirnya lebih populer dikenal sebagai
Jack Ma. Padahal sebenarnya Jack Ma lahir dengan nama asli Ma Yun. Alasan di
balik pemberian nama panggilan "Jack" pada Ma ialah karena sahabat
penanya itu sulit mengeja nama Ma yang notabene menggunakan bahasa Mandarin.
Sering gagal dan ditolak, tetapi tidak pernah menyerah
Karena
kegemarannya pada bahasa Inggris pula, Ma juga akhirnya berkeinginan masuk
kuliah di jurusan bahasa Inggris. Namun, lagi-lagi ia harus menghadapi
kegagalan. Ma gagal dalam ujian masuk Hangzhou Teachers College sebanyak dua
kali. Untungnya, dalam ujiannya yang ketiga kalinya, Ma berhasil masuk ke
perguruan tinggi kejuruan tersebut dengan jurusan pendidikan bahasa Inggris.
Dia
lulus dari Hangzhou Teachers College pada 1988 dan berniat melanjutkan
pendidikan ke Universitas Harvard yang merupakan salah satu kampus paling
bergengsi di dunia. Ma mendaftar ke Harvard sampai 10 kali, sayang semuanya
ditolak.
Ma pun melamar kerja di
berbagai tempat dan profesi. Mulai dari menjadi petugas polisi, pegawai KFC,
hingga pelayan di restoran hotel bintang lima. Jumlah pekerjaan yang dilamar
ketika itu diceritakan mencapai 30, lagi-lagi tak ada yang tembus. Meski sering
ditolak, tetap saja Ma merasa sedih tiap mendapat penolakan. Tetapi dia maju
terus.
Berdirinya Alibaba dan asal namanya
Ma
bertekad untuk mencoba membuat bisnis internet. Pada 1999, demam internet mulai
melanda pusat bursa Wall Street di AS. Di sini Ma melihat adanya peluang dan
masa depan bagi bisnis internet. Akhirnya ia memanggil 17 orang teman ke
apartemennya untuk mendirikan situs jual-beli online yang kemudian ia namai
sebagai Alibaba.com ini.
Ma
menggunakan nama Alibaba karena terinspirasi dari kisah Ali Baba and the Forty
Thieves yang mendunia. Hal ini karena ketika Ma pergi ke AS, setiap orang yang
ia tanya tahu tentang kisah Ali Baba ini.
"Apa
yang kamu ketahui tentang Alibaba?" tanya Ma kepada sekitar 30 orang.
"Open Sesame" menjadi jawaban yang paling banyak didapatkan Ma. Di
kisah tersebut, "open sesame" jadi kata-kata ajaib yang membawa Ali
Baba -sang tokoh utama dalam cerita- akhirnya bisa masuk ke gua yang penuh
dengan harta karun. Agaknya Ma juga ingin situs marketplace yang ia luncurkan
bisa mendunia dan membuat siapapun di dalamnya menemukan harta karun.
"Nama Alibaba juga mudah dieja dan terkenal secara global. Jadilah nama,
Alibaba - pembuka akses tanpa batas ("open sesame") untuk perusahaan
kecil dan menengah," pungkas Ma.
Pada
Februari 1999, Ma akhirnya meluncurkan situs marketplace Alibaba.com. Situs ini
khusus melayani transaksi jual-beli antar satu perusahaan dengan perusahaan
lainnya (business-to-business/B2B). Untuk bisa menggunakan domain Alibaba.com,
Ma harus merogoh kocek hingga 4.000 dollar AS. Visi utama Ma saat itu ialah
dirinya ingin membangun ekosistem e-commerce yang memungkinkan pelanggannya
bisa melakukan semua aspek bisnis secara online.
jack ma sama lu kayaan mana bang?
BalasHapus